Membangun Meritokrasi dan Demokrasi di Indonesia
Umum
Selasa, 27 Oktober 2020 | admin | 38 kali

Membangun Meritokrasi dan Demokrasi di Indonesia

Netralitas ASNdalam Mewujudkan Kualitas Demokrasi Dan Profesionalisme Aparatur Sipil Negara

Oleh Gede Sandiasa

 

Pemilu sebagai sarana untuk melaksanakan demokrasi rakyat, guna memperoleh kepemimpinan yang berkualitas. Pemimpin berkualitas adalah pemimpin yang memiliki: integritas dan jujur, disiplin, proaktif & patriotik, mandiri penuh semangat, berkepribadian dan berbudaya, kritis dan lugas, dan memiliki visi ke depan. Hal ini dapat dicapai melalui pelaksanaan pemilu yang berkualitas pula, dengan indikator sebagai berikut:

  • Penyelenggara Pemilu yang Adil
  • Tingginya Partisipasi Pemilih & Cerdas dalam Menggunakan Hak Pilihnya
  • Terpilihnya Pemimpin yang mendorong Pemerintahan yang Bersih
  • Terpilihnya Wakil Rakyat yang Bertanggungjawab
  • Adanya pendidikan politik intern partai maupun kepada masyarakat

Posisi penting ASN dalam pelaksanaan Pemilu adalah menjadi salah satu bagian perangkat daerah, yang dapat terlibat baik dalam penyiapan penyelenggaraan pemilu, keterlibatan dalam penyelenggaraan pemilu (dalam sosialisasi, penyiapan peraturan dan perundang-undangan pengawasan, maupun sebagai pemilih). Kenetralan ASN menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam pemilukada, sebab hubungan langsung antara ASN dengan pimpinan daerah terpilih, menjadi problema tersendiri dan perlu dilakukan pengawasan serta penerapan sanksi tegas, baik bagi ASN maupun peserta pemilu. Sebab ASN penting untuk menjaga netralitas, hal ini berkaitan dengan  mewujudkan proofesionalisme layanan publik, yang dapat mewujudkan asas: akuntabilitas, transfaransi, tidak memihak, menjamin kepastian hukum, dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam layanan, efektif dan efisien.

Untuk mencapai tujuan di atas, ASN harus memiliki kompetensi dan profesional dibidangnya, memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan, memiliki komitmen dan kinerja sebagai ASN, netral dan obyektif dalam penyelenggaraan layanan, dan bebas KKN. Dengan demikian intervensi kekuasaan politik tidak akan mampu mempengaruhi ASN, baik menyangkut karier mereka, maupun kebebasan pilihan ASN dalam pemilu.

Ringkasan materi yang disampaikan dalam Webinar  Selasa 27 Oktober 2020

Turut memberikan sambutan dalam webinar Selasa, 27 Oktober 2020 adalah :

  1. Staf Ahli  Gubernur Bali Bidang Perekeonomian Drh. Luh Ayu Aryani, MP
  2. Dr. M.R. Khairul Muluk M.Si (IAPA Indonesia)
  3. Dr. Ni Putu Tirka Widanti, MM M.Hum (Rektor Ngurah Rai)

Sebagai Narasumber Utama (Keynote speaker) adalah Prof. Dr. Agus Pramusinto, MDA. (Ketua Komisi ASN periode 2019-2024). Narasumber webinar:

  1. Dr. Arief Budiman, M.Si (Anggota Komisi ASN periode 2019-2024)
  2. I Dewa Agung Gede Lidartawan, SP, MP (Ketua KPU Provinsi Bali)
  3. Dr. Gede Sandiasa S.Sos M.Si (Anggota IAPA Bali Nusra)

Seminar ini dapat diikuti melalui link https://youtu.be/TzZ14YM_Vwo

Link pendaftaran : http://bit.ly/WebinarNetralitasASN

Link materi: https://bit.ly/2J1A2MG

Link sertifikat Peserta: https://drive.google.com/drive/folders/1DSAtsf0ouK9cgVS5SEjD6grE3CjHGoP2




 Berita Terkait
Nama
Website
Komentar