Kebijakan Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Dalam Mewujudkan Prestasi Atlet Di Kabupaten Buleleng
ADMINISTRASI PENDIDIKAN
Minggu, 26 November 2017 | Admin | 170 kali

Kebijakan Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Dalam Mewujudkan Prestasi Atlet Di Kabupaten Buleleng

Oleh: Putu Ari Setiawan*1 dan Putu Agustana*2

(Locus Majalah Ilmiah Fisip Vol 8 No. 1- Agustus 2017 . P.52-63)

Abstrasi

Karate sebagai salah satu olahraga prestasi di Indonesia berada di bawah naungan FORKI (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia) yang beranggotakan 25 perguruan; salah satunya adalah LEMKARI (Lembaga Karate-Do Indonesia). Lemkari memiliki tujuan membentuk dan membina manusia Indonesia yang seutuhnya, khususnya para remaja dan generasi muda serta mendidik dan melatih manusia Indonesia agar memiliki kepribadian luhur, berprestasi tinggi, sopan santun dan sanggup menguasai diri. Untuk mewujudkan tujuan tersebut maka perlu kiranya direalisasikan melalui pengimplementasian kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Lemkari Buleleng khususnya dalam pembinaan atlet baik dalam hal fisik maupun mental.

Penelitian ini bertujuan untuk: a) mengetahui penerapan kebijakan di lemkari buleleng dalam mewujudkan prestasi atletnya, b) mengetahui pelaksanaan pembinaan fisik atlet lemkari buleleng dalam mewujudkan prestasi atletnya, dan c) mengetahui pelaksanaan pembinaan mental atlet lemkari buleleng dalam mewujudkan prestasi atletnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sample. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.

Dari hasil penelitian ditemukan bahwa: a) penerapan kebijakan lemkari Buleleng dalam mewujudkan prestasi atletnya dapat dinyatakan berhasil diimplementasikan, yang secara tidak langsung sudah sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh subarsono bahwa implementasi kebijakan dinyatakan berhasil dikarenakan beberapa faktor seperti sumber daya, komunikasi, birokrasi, disposisi dan isi kebijakan, b) pembinaan kondisi fisik atlet Lemkari Buleleng dilakukan melalui program latihan fisik yakni latihan kekuatan, daya tahan, kecepatan, kelincahan, kelenturan, daya ledak, keseimbangan, ketepatan, aksi reaksi. serta pemberian asupan gizi dan suplemen yang baik guna mendukung kesehatan atlet secara umum agar selalu berada dalam kondisi prima, c) pembinaan mental atlet tidak dilakukan melalui program-program pembinaan mental secara khusus namun pelatih serta pengurus dan penasehat melatih mental atlet secara spontan sesuai dengan situasi yang dihadapi.

Kata Kunci    : Kebijakan, Pembinaan Fisik, Pembinaan Mental.

*1Alumni Fisip Unipas

*2Staf Pengajar FISIP Universitas Panji Sakti




Nama
Website
Komentar