Rapat Pembina PMR dan Sosialisasi Fakultas Ilmu Administrasi 2016
Umum
Jumat, 22 Juli 2016 | Admin | 185 kali

Rapat Pembina PMR dan Sosialisasi Fakultas Ilmu Administrasi 2016

Dalam rangka mengembangkan sumberdaya manusia yang memiliki jiwa relawan dan kepekaan sosial, perlu dilaksanakan pembinaan secara terus menerus dengan melibatkan berbagai pihak baik masyarakat maupun dunia pendidikan. Dalam rangka membina generasi muda pelajar untuk dapat melakukan kegiatan positif dan bermanfaat, baik dirinya sendiri, lingkungan sosial dan alam, serta masyarakat PMI dan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Panji Sakti melaksanakan kerjasama secara inten agar para siswa dibekali selain ilmu pengetahuan juga kemampuan di bidang sosial dan kesehatan masyarakat. Kesimbangan perkembangan otak kanan dan otak kiri dari para siswa mampu menjaga kecerdasan siswa dalam menghadapi tantangan global dan dimensi tekanan sosial di masyarakat. Pembinaan dan latihan bagi siswa sangat penting,  melalui keterlibatan perguruan tinggi dalam pembinaan generasi muda pembentukan relawan dan kesiapan mental siswa akan dapat terencana secara baik, baik hard skill maupun shop skill siswa. Dalam kesempatan ini Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Panji Sakti sekaligus juga selaku Sekretaris PMI Buleleng, Dr. Gede Sandiasa, S.Sos, M.Si berkesempatan juga melakukan sosialisasi tentang keberadaan FIA Unipas, dalam perannya ikut mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, khususnya melalui pendekatan administrasi. Administrasi dalam pengertian luas, yaitu kerjasama antara dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan organisasi. Melalui manajemen sumberdaya manusia sektor publik, lembaga organisasi PMI akan semakin kuat dan semakin meningkatkan kemampuannya dalam melaksanakan dan manajemen kegiatan kepalangmerahan, dimana dipahami bahwa luas layanan PMI Kabupaten Buleleng adalah hamper mencapai 2/3 luas wilayah Bali, namun dari sisi anggaran sangat terbatas. Dalam hal ini diperlukan kemampuan yang kuat, berlandaskan jiwa relawan dan kemanusiaan diperlukan kerjasama dan partisipasi semua pihak, baik kalangan perguruan tinggi misalnya dengan menyediakan tenaga pelatih, tenaga KSR dan SDM Pengurus, pihak sekolah yang bisa terlibat dalam pembinaan siswa melalui PMR. Dimana PMR dapat diberikan pengetahuan secara gradual tentang Palang Merah, Manajemen Bencana, Kesehatan Sekolah, kebersihan Lingkungan, Penanganan Sampah, Nafsa, kenakalan remaja, kesehatan reproduksi, donor darah, HIV/Aids, pola kerjasama dan pengembangan organisasi, Kemimpinan, dan pembinaan integritas bangsa, solidaritas sosial dan persahabatan, wawasan kebangsaan dan Pancasila. Dalam rapat dan diskusi juga membicarakan soal pelaksanaan Jumpa Bhkati Gembira (JUMBARA) Kabupaten Buleleng, di mana ajang ini digunakan untuk mengadakan evaluasi terhadap hasil pelatihan PMR selama ini, melakukan penyamaan persepsi tentang materi dan menjalin kerjasama serta meningkatkan solidaritas sosial antar siswa se-kabupaten Buleleng. Demikian laporan kegiatan Rapat Kerja para relawan PMI di Aula Kampus Unipas Singaraja, Jumat 22 Juli Agustus 2016.




 Berita Terkait
Nama
Website
Komentar